BATAM, Tintamediakepri.id. — Pengguna jalan di kawasan Gajah Mada, tepatnya di depan Hotel Vista, masih harus menunggu hingga 1 November 2026 untuk kembali melintasi ruas tersebut. BP Batam memutuskan mempertahankan jadwal pembukaan itu karena pekerjaan teknis masih perlu disempurnakan demi memastikan kekuatan struktur dan keselamatan pengguna jalan.
Perbaikan yang dimulai sejak 18 Oktober 2026 tersebut sempat diupayakan selesai lebih cepat agar jalan dapat dibuka pada 26 Oktober. Namun, hasil pemeriksaan langsung di lapangan menunjukkan masih ada tahapan yang perlu dituntaskan sebelum ruas jalan dinyatakan layak digunakan kembali.
Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan bahwa percepatan pembukaan sempat direncanakan pada Senin sore (26/10). Meski demikian, kondisi aktual di lokasi membuat rencana tersebut perlu disesuaikan.
“Kami sebelumnya berencana mempercepat pembukaan jalan di depan Hotel Vista agar dapat kembali dilalui oleh pengguna jalan. Namun, setelah meninjau langsung kondisi di lapangan, masih diperlukan penyempurnaan pekerjaan agar struktur jalan benar-benar kokoh dan memenuhi persyaratan teknis.” Kata Mouris.
“Dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis secara menyeluruh, kami memutuskan untuk menyesuaikan rencana percepatan pembukaan jalan yang semula ditargetkan pada 26 Oktober,” sambungnya, Selasa (27/10).
Untuk mengoptimalkan pekerjaan, BP Batam menerapkan sejumlah langkah teknis, termasuk menggunakan mutu beton yang lebih tinggi dibandingkan rencana awal. Bahan perekat atau adhesive juga digunakan untuk membantu mempercepat proses pengeringan beton.
Pekerjaan di lokasi mencakup pembongkaran dan penggalian sepanjang sekitar 25–30 meter dengan kedalaman mencapai dua meter. Penanganan tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur tanah sekaligus mendukung fungsi drainase dan permeabilitas tanah di area perbaikan.
Mouris menegaskan, percepatan tetap diupayakan tanpa mengesampingkan persyaratan teknis yang harus dipenuhi. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan mobilitas masyarakat selama penutupan berlangsung.
“Kami terus berupaya melakukan inovasi agar pelaksanaan pekerjaan ke depan semakin baik, dengan tetap mengutamakan standar teknis yang wajib dipenuhi. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat penutupan jalan ini. Kami juga memohon pengertian dan kesabaran masyarakat karena pekerjaan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas serta keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menambahkan bahwa perbaikan dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya pada kerusakan yang terlihat di permukaan. Menurutnya, setiap tahapan perlu dikerjakan secara cermat agar jalan dapat digunakan dengan aman dalam jangka panjang.
“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat selama jalan ditutup. Oleh karena itu, kami memohon kesabaran dan dukungan masyarakat hingga jalan dinyatakan siap untuk dibuka kembali,” kata Ariastuty.
BP Batam memastikan pekerjaan terus diawasi dengan memperhatikan kualitas hasil, kesesuaian terhadap rencana teknis, dan target penyelesaian. Masyarakat yang melintas di sekitar lokasi juga diimbau tetap berhati-hati serta mengutamakan keselamatan selama perbaikan berlangsung.(**)









