BATAM —Tintamediakepri.id. Warga Perumahan GMP Tahap 2, Tanjung Sengkuang, kembali merasakan kelancaran pasokan air. Kondisi tersebut disambut lega oleh masyarakat yang sebelumnya harus mengandalkan pasokan air melalui mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga, Karuniawati, menyampaikan terima kasih kepada BP Batam setelah aliran air di kawasan tempat tinggalnya kembali berjalan lancar.
“Terima kasih kepada Bapak Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Ibu Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Air di perumahan kami, khususnya di GMP Tahap 2, sudah mengalir lancar,” ujar Karuniawati, Rabu (23/9/2026).
Ia mengatakan, kondisi sebelumnya cukup menyulitkan warga karena harus menunggu kedatangan mobil tangki, bahkan hingga malam hari. Karena itu, ia berharap perbaikan aliran air yang saat ini dirasakan masyarakat dapat dipertahankan.
“Kami berharap ke depannya air bisa terus lancar. Selama ini kami cukup kesulitan karena harus menunggu tangki, bahkan sampai malam. Mudah-mudahan kondisi sekarang bisa terus seperti ini,” katanya.
Harapan serupa disampaikan warga lainnya, Rocky. Menurutnya, kembalinya aliran air secara normal membuat masyarakat lebih mudah memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Terima kasih. Kami berharap ke depan air bisa terus lancar seperti biasa dan tidak kembali seperti sebelumnya. Sekarang kami tentu merasa lebih lega karena alirannya sudah kembali,” ujar Rocky.
BP Batam Tekankan Keberlanjutan Layanan
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyebut ketersediaan air menjadi salah satu layanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kondisi pelayanan harus terus diperhatikan agar dapat berjalan secara optimal.
“Kami tentu bersyukur ketika perbaikan layanan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ketersediaan air merupakan kebutuhan dasar, sehingga pelayanan ini harus terus dijaga agar berjalan baik dan memberikan kepastian bagi warga,” ujar Amsakar.
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra juga menekankan pentingnya memastikan peningkatan pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di kawasan permukiman.
“Yang paling penting bagi kami adalah memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat dari pelayanan yang semakin baik. Kami berharap aliran air dapat memenuhi kebutuhan warga dengan baik,” ujar Li Claudia.
Bagi warga GMP Tahap 2, kembali normalnya pasokan air memberikan dampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari. Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, kelancaran aliran air juga memberikan rasa nyaman dan kepastian bagi masyarakat di lingkungan tempat tinggal.(**)









