Diduga punya Dendam Pribadi Dengan Wartawan, Kades Jang Sangkut Pautkan Dengan Urusan Tugas Sehingga Urusan Warga Dianggap Dipersulit

Karimun, Tintamediakepri.id. Tepatnya Pada hari rabu ,tanggal 23 september 2026,awak media ini menjupai kades jang kecamatan moro untuk minta tanda tangan surat ukur lahan milik warga dikediaman kepala desa tersebut.

Awak media menunjukkan dokumen surat lahan tersebut dan hasil ukur sesuai titik peta lokasi lahan yang telah diukur,kades jang Kurniawan mengatakan lahan tersebut masuk kawasan hutan lindung.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengatakan ia tahu lokasi tersebut banyak hijau.

“Saya tahu dilokasi lahan tersebut banyak hijau,ucap kades.

Untuk meyakinkan lahan tanah tersebut putih atau hijau kurniawan akan turun ke lokasi untuk meyakinkan lagi bahwa lokasi tersebut tidak bermasalah,itu wajar hak kades.

Pada hari khamis 01 Oktober 2026 awak media turun bersama pemilik lahan dan tim dari kantor desa yang diarahkan kades jang bersama RT setempat untuk cek lokasi lahan.

Sesuai arahan kades awak media ini mengikuti,namun disini ada letak kejanggalan?!.

Sebelumnya surat hasil ukur lahan sudah ditanda tanganni oleh RT/RW setempat, namun sampai di lokasi lahan tersebut dinyatakan bermasalah, dan diminta menjumpai mantan RT lama,namun awak media ini bersama pemilik lahan tetap ikuti arahan.

Mendengar penjelasan mantan RT, yang menjelaskan terkait lokasi lahan tersebut ada yang janggal dalam penjelasan mantan RT lama inisial (K).

Sepulanganya awak media ini bersama pemilik lahan,untuk Menyelalasi kan permasalahan tersebut,Dengar kabar sebelum satu hari tepatnya rabu 30 September awak media ini turun bersama pemilik lahan ke lapangan tim dari desa dan RT setempat, kades jang Kurniawan tersebut mengatakan kepada salah satu pejabat di moro tidak akan menanda tangani surat ukur lahan milik masyarakat yang diurus awak media ini?.

“Percuma di urus lahan, ade kabar kades berbual menyampaikan ke salah satu pejabat dimoro bahwa , ia tindak mau menandatangani jika mike yang urus lahan milik warga ucap sumber”.

Mendengar hal tersebut awak media ini sontak keheranan, selama ini awak medai ini tidak ada permasalahan dengan kades jang, meski awak media tahu bahwa kades jang jarang ngantor.

Awak media ini bersama pemilik lahan diarahkan oleh kades jang Kurniawan dan mengikuti semua arahan kades hanya skenario kepala desa jang Kurniawan, sengaja dipermainkan atau dipersulikan.

Sementara itu pemilik lahan mengatakan (Rahman) ,tak pe lah kalau pak kades tak mau tanda tangan, itu hak nya dan dia ade kekuasaan dan kita tak harus maksa juge,sabar je mungkin ini hari die (Rudi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *