RSBP Batam dan BPOM Perkuat Kolaborasi, Pastikan Keamanan serta Ketersediaan Obat

BATAM – Tintamediakepri.id. Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan memperkuat koordinasi bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam. Kolaborasi tersebut dilakukan melalui pertemuan kelembagaan pada Rabu (5/8/2026), dengan fokus pada penguatan pelayanan kefarmasian dan pengawasan distribusi obat.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya RSBP Batam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas. Ketersediaan obat menjadi salah satu perhatian utama karena berkaitan langsung dengan kebutuhan serta keselamatan pasien.

Bacaan Lainnya

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan koordinasi dengan BPOM Batam memiliki peran penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di RSBP Batam.

“Sinergi dengan BPOM Batam merupakan langkah penting untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di RSBP Batam. Bagi kami, ketersediaan obat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keselamatan pasien. Karena itu, penguatan koordinasi ini diharapkan dapat memberikan masyarakat pelayanan kesehatan yang tidak hanya cepat, tetapi juga terjamin mutu dan keamanannya,” ujar Ariastuty.

Menurut Ariastuty, aspek keselamatan pasien menjadi landasan utama dalam penyelenggaraan layanan di RSBP Batam. Karena itu, kerja sama dengan BPOM Batam diperlukan untuk memastikan proses pengelolaan dan distribusi obat tetap memenuhi standar yang berlaku.

Kedua lembaga juga mendorong terbentuknya mekanisme pengawasan yang lebih terpadu. Pengawasan tersebut mencakup berbagai tahapan pengelolaan obat, mulai dari distribusi, penyimpanan hingga penggunaannya kepada pasien.

Ariastuty yang akrab disapa Tuty menambahkan, pembahasan bersama turut mencakup langkah koordinasi ketika rumah sakit menghadapi kebutuhan obat untuk pelayanan medis yang bersifat mendesak.

“Kami juga membahas mekanisme koordinasi yang efektif dalam menghadapi kebutuhan layanan medis yang bersifat mendesak. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan obat tanpa mengurangi aspek teknis yang telah diatur,” tambah Tuty.

Selain memperkuat sistem pengawasan, RSBP Batam dan BPOM Batam berkomitmen meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat. Edukasi mengenai penggunaan obat secara rasional dan aman dinilai penting agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan obat.

Melalui penguatan sinergi tersebut, RSBP Batam optimistis kualitas pelayanan kefarmasian dapat terus ditingkatkan. Upaya ini diharapkan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan obat yang tersedia memiliki mutu dan keamanan yang terjamin.

Kolaborasi RSBP Batam dan BPOM Batam juga menjadi bagian dari komitmen untuk membangun tata kelola pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi, sehingga kebutuhan pasien dapat ditangani secara cepat tanpa mengesampingkan standar keamanan dan mutu.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *