Ketua LSM GEBUKI ,Soroti Lemahnya Pengawasan Imigrasi Terkait Keberadaan WNA di Batam

oppo_2

Batam,Tintamediakepri.id. Maraknya kasus judi online yang diduga melibatkan warga negara asing (WNA) di Kota Batam mendapat sorotan dari Thomas selaku Ketua LSM Gebuki. Ia menilai lemahnya pengawasan terhadap WNA menjadi salah satu penyebab munculnya aktivitas ilegal yang dapat merusak citra Batam maupun Indonesia di mata internasional.

Dalam wawancaranya dengan wartawan di salah satu warung kopi disekitaran tiban ,kumat 15/5/2026 , Thomas mengaku kecewa terhadap kinerja Imigrasi Batam dalam mengawasi keberadaan WNA yang masuk ke wilayah tersebut. Menurutnya, imigrasi memiliki peran penting sebagai pintu gerbang masuknya warga asing ke Indonesia, sehingga harus mampu menjaga citra positif daerah dan negara.

Bacaan Lainnya

“Sebelum masuk ke pembahasan judi online, saya sangat kecewa dengan kinerja Imigrasi Batam. Beberapa kejadian belakangan ini membuat citra imigrasi menjadi buruk dan berdampak luas terhadap nama baik Kota Batam maupun Indonesia,” ujarnya.

Thomas menilai pengawasan terhadap izin tinggal WNA masih lemah. Padahal, menurutnya, pihak imigrasi memiliki data lengkap terkait identitas, lama tinggal, hingga lokasi keberadaan WNA selama berada di Batam.

“Imigrasi seharusnya mengetahui di mana WNA tinggal, berapa lama mereka berada di Batam, dan apa tujuan kedatangannya. Semua itu ada di database mereka,” katanya.

Ia juga menyoroti penggerebekan terhadap sejumlah WNA yang diduga mengelola situs judi online di beberapa wilayah seperti Sukajadi, Bengkong, dan Nongsa. Thomas menduga aktivitas ilegal tersebut telah berlangsung cukup lama akibat kurangnya pengawasan.

“Bisa saja kegiatan ilegal itu sudah berjalan berbulan-bulan. Ini menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap WNA yang masuk ke Batam,” ungkapnya.

Selain itu, Thomas mempertanyakan pengawasan dari pimpinan imigrasi sebelumnya, terlebih setelah diketahui adanya pergantian kepala imigrasi di tengah mencuatnya kasus tersebut.

“Nah, kenapa kepala imigrasi sebelumnya tidak melakukan pengawasan secara ketat? Akibatnya WNA bisa leluasa melakukan aktivitas ilegal di Kota Batam,” katanya lagi.

Thomas juga menyebut bahwa imigrasi memiliki petugas intelijen yang seharusnya dapat memantau aktivitas WNA selama berada di Batam. Karena itu, ia berharap pengawasan dapat diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Ia menegaskan pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut karena dinilai berdampak buruk terhadap citra Batam. Thomas juga meminta aparat dan pihak imigrasi lebih tegas dalam menjalankan tugas sesuai fungsi dan kewenangannya.

Meski demikian, Thomas tetap mengapresiasi langkah aparat dan pihak terkait yang telah melakukan penggerebekan terhadap aktivitas judi online tersebut.

“Kami mendukung dan mengapresiasi penggerebekan yang dilakukan aparat dan pihak imigrasi baru-baru ini. Namun, kami tetap mengingatkan agar kinerja pengawasan dijalankan sesuai tupoksi supaya kejadian serupa tidak terulang lagi,” tutupnya.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *