BATAM –Tintamediakepri.id. Batam Grassroot Football Festival 2026 resmi menutup rangkaian pertandingan di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Minggu (9/8/2026). Kompetisi sepak bola usia dini tersebut menjadi wadah bagi pemain muda Batam untuk mengasah kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding.
Wakil Ketua Pembina Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, Irfan Syakir Widyasa, yang hadir mewakili Kepala BP Batam Amsakar Achmad, menilai turnamen tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar perebutan gelar juara.
“Sepak bola usia dini bukan sekadar mencari siapa yang menang atau membawa pulang piala. Ini tentang mimpi, keberanian, persahabatan dan pembentukan harapan bagi generasi muda,” kata Irfan dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa proses pembinaan pemain disesuaikan dengan perkembangan masing-masing kelompok usia. Pada kategori U-8, anak-anak diarahkan untuk membangun keberanian serta memperoleh pengalaman bermain. Sementara kategori U-10 menjadi tahap untuk mengembangkan kreativitas dan daya saing. Adapun pemain U-12 mulai diarahkan mengasah aspek teknik, strategi permainan, serta sportivitas.
“Adik-adik, kalian semua yang ada di lapangan ini adalah juara,” ujarnya.
Irfan turut memberikan penghargaan kepada para orang tua dan pelatih yang berperan dalam mendampingi perkembangan pemain sejak usia dini. Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan pesepak bola berbakat yang nantinya mampu membawa nama Batam ke level nasional, Asia, bahkan dunia.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara ini dan khusus para orang tua dan pelatih yang telah membimbing anak-anak hebat ini. Mari kita buktikan dari Batam akan lahir pemain-pemain hebat yang mewarnai panggung sepak bola nasional hingga asia dan dunia,” serunya yang juga menjabat Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi BP Batam.
Sementara itu, Ketua Panitia Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, Yudi Candra, mengungkapkan bahwa empat tim yang berhasil menembus babak semifinal pada masing-masing kategori memperoleh kesempatan otomatis untuk mengikuti putaran internasional.
Putaran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15–16 Agustus 2026 di Stadion Gelora Citra Mas.
“Empat besar terbaik meraih tiket otomatis ke festival internasional minggu depan,” ujar Yudi.
Selain kesempatan berlaga di tingkat internasional, pemain yang menunjukkan performa terbaik selama turnamen juga berpeluang mengikuti program pembinaan Batam Prime FC. Para pemain potensial akan melalui proses seleksi sebelum mendapatkan pembinaan sebagai bagian dari tim elite maupun tim seleksi Batam Prime.
Untuk pelaksanaan fase internasional, panitia menargetkan keikutsertaan sekitar 16 tim. Kompetisi tersebut nantinya akan mempertemukan tim-tim dari Indonesia dengan peserta dari sejumlah negara tetangga.
Adapun daftar peraih posisi tiga besar Batam Grassroot Football Festival 2026 adalah sebagai berikut:
Kategori U-8
Juara 1: SSB NFA
Juara 2: SSB Ongis FA
Juara 3: SSB GBC FC
Kategori U-10
Juara 1: SSB NFA
Juara 2: SSB Bina Pratama
Juara 3: GBC FC
Kategori U-12
Juara 1: Kemuning Lion
Juara 2: FCB FC SSB
Juara 3: Progress Plus FA.
Berakhirnya Batam Grassroot Football Festival 2026 diharapkan tidak menjadi akhir dari proses pembinaan, melainkan menjadi tahapan awal bagi para pemain muda untuk terus berkembang melalui kompetisi dan pembinaan yang berkelanjutan.(**)









