BP Batam Fokus Pulihkan Bekas Tambang Ilegal Demi Keamanan Penerbangan

Batam,Tintamediakepri.id. Badan Pengusahaan Batam memberikan perhatian serius terhadap upaya pemulihan lingkungan di kawasan bekas tambang pasir ilegal, terutama yang berada di wilayah Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Langkah ini dilakukan agar kondisi lingkungan yang sebelumnya rusak akibat aktivitas penambangan dapat kembali membaik sekaligus menunjang keamanan penerbangan di Batam.

Anggota sekaligus Deputi Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang melaksanakan penutupan sejumlah lubang bekas tambang yang dinilai membahayakan dan kondisinya cukup parah. Luas area bekas pertambangan yang perlu direhabilitasi diperkirakan mencapai 100 ribu meter persegi dengan total volume sekitar 347 ribu meter kubik.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, proses penutupan lubang galian masih terus berjalan dan progres pekerjaan hingga kini telah mencapai sekitar 30 persen. Setelah tahap tersebut selesai, area itu nantinya juga akan dilakukan penghijauan untuk mengembalikan fungsi lingkungan di kawasan tersebut.

Ariastuty menjelaskan bahwa wilayah KKOP memiliki peranan penting karena mendukung kelancaran konektivitas transportasi logistik maupun mobilitas masyarakat. Selain itu, kawasan tersebut juga menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan ekonomi di Kota Batam.

Karena itu, pengamanan KKOP dinilai sangat penting demi menjaga keselamatan aktivitas penerbangan sekaligus melindungi aset negara dari berbagai potensi ancaman dan gangguan.

Ia menegaskan bahwa kawasan KKOP harus dijaga bersama dan tidak boleh dimanfaatkan untuk aktivitas apa pun yang berpotensi mengganggu operasional penerbangan. Pihak yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

Selain melakukan pemulihan lahan, BP Batam juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Bahkan, pembentukan Satuan Tugas Pengamanan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan di Bandara Hang Nadim telah dilakukan guna meningkatkan pengawasan di area tersebut.

Pengawasan di kawasan KKOP, lanjut Ariastuty, akan diperketat melalui patroli rutin yang melibatkan tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Ditpam BP Batam, serta Satpol PP Kota Batam.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *