Batam,Tintamediakepri.id. PT PLN Batam kembali memperkuat kesiapan infrastruktur kendaraan listrik dengan menambah fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi di Kota Batam. Penambahan ini dilakukan melalui pengoperasian tiga unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan teknologi Ultra Fast Charging sehingga total titik pengisian yang dikelola perusahaan kini berjumlah 26 lokasi.
Fasilitas terbaru tersebut ditempatkan di area Kantor PLN Batam yang berada di kawasan Batam Center. Kehadiran unit tambahan ini menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pengisian kendaraan listrik di wilayah Batam.
Penggunaan teknologi Ultra Fast Charging memungkinkan proses pengisian energi berlangsung dalam durasi yang jauh lebih singkat dibandingkan sistem pengisian reguler. Inovasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih praktis, efisien, dan mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik.
Melalui informasi yang disampaikan pada kanal media sosial resminya, PLN Batam menegaskan bahwa pengembangan fasilitas ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih terintegrasi di Batam.
Perusahaan juga menilai bahwa tersedianya infrastruktur pengisian yang semakin luas dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mulai beralih menggunakan kendaraan berbasis energi listrik sebagai pilihan transportasi harian.
Selain memberikan kemudahan akses, keberadaan SPKLU berteknologi pengisian cepat juga diharapkan mampu menciptakan pola mobilitas yang lebih efisien dan mendukung upaya pengurangan emisi dari sektor transportasi.
Sebagai salah satu pusat industri, perdagangan, dan investasi nasional, Batam dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi wilayah yang adaptif terhadap perkembangan transportasi berbasis energi baru. Dengan bertambahnya jumlah fasilitas pengisian daya, Batam diharapkan semakin siap mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik dan pengembangan sistem transportasi yang lebih berkelanjutan di masa mendatang.(**)









