Kembali Beroperasi, Pelabuhan Rakyat Tanjung Riau Jadi Jalur Penyelundupan Barang dari FTZ Batam

Batam,Tintamediakeepri.id. Aktivitas penyelundupan barang dari kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam diduga kembali berlangsung melalui Pelabuhan Rakyat Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Jalur pelabuhan rakyat tersebut disebut kembali ramai digunakan untuk mengirim berbagai jenis barang ke sejumlah daerah di luar Batam.

Informasi yang dihimpun menunjukkan aktivitas pengiriman barang melalui pelabuhan tersebut telah berlangsung sekitar tiga bulan terakhir. Kegiatan itu kembali muncul setelah sebelumnya sempat berhenti dalam kurun waktu tertentu.

Bacaan Lainnya

Pengiriman barang diduga dilakukan hampir setiap hari dengan memanfaatkan kapal-kapal kayu yang bertolak dari Pelabuhan Rakyat Tanjung Riau menuju sejumlah wilayah di luar Batam. Barang yang dikirim antara lain barang elektronik, rokok tanpa pita cukai, minuman beralkohol (mikol), beras, gula serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Padahal, Pelabuhan Rakyat Tanjung Riau tidak termasuk kawasan pabean yang ditetapkan sebagai pintu resmi pemasukan maupun pengeluaran barang ke dan dari kawasan FTZ Batam. Meski demikian, dugaan aktivitas penyelundupan melalui pelabuhan tersebut disebut masih terus berlangsung.

Situasi tersebut memunculkan sorotan terhadap efektivitas pengawasan oleh instansi yang berwenang. Sebab, jalur itu diduga berulang kali dimanfaatkan sebagai akses pengiriman barang dari kawasan FTZ Batam ke luar daerah tanpa melalui prosedur kepabeanan sebagaimana mestinya.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Bea Cukai Batam, Polsek Kawasan Pelabuhan, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam terkait dugaan aktivitas penyelundupan tersebut.(**/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *